Dalam kondisi normal, pada saat ini adalah saatnya musim hujan (Nov;Des;Jan&Feb). Ditambah kondisi alam kita saat ini sedang berada dalam ancaman climate change, sehingga kondisi cuaca yang sangat tidak menentu dapat terjadi kapan saja. Bisa panas terik…, dan tidak berapa lama berselang datanglah hujan deras yang diiringi angin dan petir. Tak heran bagi kota-kota besar seperti Jakarta dan sekitarnya…, banjir sudah pasti menghantui aktivitas kita sehari-hari terutama bagi yang tinggal didaerah rendah.
Bagaimana kabar para pengusaha ?. Sudah pasti was-was…., terutama pengusaha warnet yang menggunakan teknologi wireless untuk koneksi internetnya. Ancaman cuaca buruk adalah suatu keniscayaan yang memang harus diterima. Bisa jadi gangguan stabilitas koneksi (biasa terjadi), hingga yang paling menakutkan ancaman petir. Pengalaman membuktikan, ketika petir terjadi bisa menyebabkan resiko terburuk terjadi seperti pohon tumbang, ledakan api hingga kebakaran. Dan bagi warnet wireless adalah ancaman tower rubuh atau konsleting akibat bias dari petir, yang akhirnya dapat menyebabkan rusaknya antena, radio, hingga ke komputer yang ada di dalam warnet. Tentunya bagi setiap pengusaha warnet yang menggunakan teknologi wireless tidak menginginkan hal tersebut terjadi. Walaupun yang namanya musibah dapat terjadi pada siapapun juga.
Yang menjadi pertanyaan : sudah seberapa maksimalkah usaha pengusaha warnet mengantisipasi segala kemungkinan terburuk yang dapat terjadi akibat cuaca buruk?. Hanya dengan pasrah menerima takdir… hinggga rugi materi banyak ?. Tentuya bagi siapapun yang masih ingin panjang umur usahanya,dan meminimalisir kemungkinan kerugian…pastinya akan berpikir jalan keluar.
Belajar dari provider internet Net-Cyber sebagai salah satu Internet Service Provider yang terdepan dalam hal pelayanan kepada pelanggan. Tidak hanya masalah kualitas koneksi internet saja yang menjadi prioritas, akan tetapi semua resiko yang dapat terkena pada pelanggan, merupakan perhatian yang penting bagi Net-Cyber untuk sebuah kelanggengan kerja sama bisnis dimasa yang akan datang. Maka semua risiko terburuk yang dapat terjadi akibat cuaca buruk, diantisipasi oleh Net-Cyber dengan baik, dengan cara bermitra dengan salah satu perusahaan asuransi internasional terkemuka (peringkat 25 perusahaan terbaik di Indonesia tahun 2007 versi majalah Warta Ekonomi) yang dapat membantu menanggung akibat terburuk yang dapat menimpa pelanggan Net-Cyber. Sehingga pelanggan warnet merasa aman dan puas akan layanan yang telah diberikan oleh ISP Net-Cyber. Bahkan pelangganpun merasa dimanjakan, tanpa harus pusing dan disibukkan dengan berbagai urusan administrasi dan teknis lainnya untuk mengurus asuransi aset berharganya. Karena semua sudah ditangani oleh staf Net-Cyber tanpa harus membayar sepeserpun untuk membayar premi dan biaya administrasi lainnya (Free!!!).
Karena sesungguhnya yang harusnya menjadi pembelajaran bagi setiap perusahaan jasa adalah : Kepuasan pelanggan adalah nomor satu dalam sebuah kesuksesan perusahaan tersebut. Tanpa pelanggan yang setia dan terpuaskan, perusahaan jasa tidak bernilai apa-apa. (rck)
al-ikhwan
Izzudin al Qassam – HAMAS
rumah_sehat_herba
















Komentar Terakhir