Warnet ingin aman dari cuaca buruk ?

13 12 2007

storm1.jpg

Dalam kondisi normal, pada saat ini adalah saatnya musim hujan (Nov;Des;Jan&Feb). Ditambah kondisi alam kita saat ini sedang berada dalam ancaman climate change, sehingga kondisi cuaca yang sangat tidak menentu dapat terjadi kapan saja. Bisa panas terik…, dan tidak berapa lama berselang datanglah hujan deras yang diiringi angin dan petir. Tak heran bagi kota-kota besar seperti Jakarta dan sekitarnya…, banjir sudah pasti menghantui aktivitas kita sehari-hari terutama bagi yang tinggal didaerah rendah.

Bagaimana kabar para pengusaha ?. Sudah pasti was-was…., terutama pengusaha warnet yang menggunakan teknologi wireless untuk koneksi internetnya. Ancaman cuaca buruk adalah suatu keniscayaan yang memang harus diterima. Bisa jadi gangguan stabilitas koneksi (biasa terjadi), hingga yang paling menakutkan ancaman petir. Pengalaman membuktikan, ketika petir terjadi bisa menyebabkan resiko terburuk terjadi seperti pohon tumbang, ledakan api hingga kebakaran. Dan bagi warnet wireless adalah ancaman tower rubuh atau konsleting akibat bias dari petir, yang akhirnya dapat menyebabkan rusaknya antena, radio, hingga ke komputer yang ada di dalam warnet. Tentunya bagi setiap pengusaha warnet yang menggunakan teknologi wireless tidak menginginkan hal tersebut terjadi. Walaupun yang namanya musibah dapat terjadi pada siapapun juga.

Yang menjadi pertanyaan : sudah seberapa maksimalkah usaha pengusaha warnet mengantisipasi segala kemungkinan terburuk yang dapat terjadi akibat cuaca buruk?. Hanya dengan pasrah menerima takdir… hinggga rugi materi banyak ?. Tentuya bagi siapapun yang masih ingin panjang umur usahanya,dan meminimalisir kemungkinan kerugian…pastinya akan berpikir jalan keluar.

net-cyber.jpgBelajar dari provider internet Net-Cyber sebagai salah satu Internet Service Provider yang terdepan dalam hal pelayanan kepada pelanggan. Tidak hanya masalah kualitas koneksi internet saja yang menjadi prioritas, akan tetapi semua resiko yang dapat terkena pada pelanggan, merupakan perhatian yang penting bagi Net-Cyber untuk sebuah kelanggengan kerja sama bisnis dimasa yang akan datang. Maka semua risiko terburuk yang dapat terjadi akibat cuaca buruk, diantisipasi oleh Net-Cyber dengan baik, dengan cara bermitra dengan salah satu perusahaan asuransi internasional terkemuka (peringkat 25 perusahaan terbaik di Indonesia tahun 2007 versi majalah Warta Ekonomi) yang dapat membantu menanggung akibat terburuk yang dapat menimpa pelanggan Net-Cyber. Sehingga pelanggan warnet merasa aman dan puas akan layanan yang telah diberikan oleh ISP Net-Cyber. Bahkan pelangganpun merasa dimanjakan, tanpa harus pusing dan disibukkan dengan berbagai urusan administrasi dan teknis lainnya untuk mengurus asuransi aset berharganya. Karena semua sudah ditangani oleh staf Net-Cyber tanpa harus membayar sepeserpun untuk membayar premi dan biaya administrasi lainnya (Free!!!).

Karena sesungguhnya yang harusnya menjadi pembelajaran bagi setiap perusahaan jasa adalah : Kepuasan pelanggan adalah nomor satu dalam sebuah kesuksesan perusahaan tersebut. Tanpa pelanggan yang setia dan terpuaskan, perusahaan jasa tidak bernilai apa-apa. (rck)





Melayani pelanggan dengan hati

12 12 2007

Setiap orang diciptakan unik, berbeda satu sama lain. Bahkan dua atau lebih anak kembar saja, pasti memiliki perbedaan. Darisana kita belajar tentang kebesaran ciptaan Allah…. SubhanalLah.

Karena setiap manusia Allah ciptakan berbeda, maka perlakuan kepada setiap orang juga harus berbeda. Begitupula dalam dunia bisnis, pelanggan atau pembeli adalah raja. Maka penjual selayaknya ibarat seperti pelayan.

Sempat baca artikel seseorang tentang ironisnya berbisnis didunia on line. Salah satu dampak yang terjadi dalam dunia on line, bisnis dengan seseorang tidak perlu untuk bertemu langsng berada di satu waktu dan satu tempat. Sehingga teknologi yang ada sekarang mengefektifkan dan mengefisiensikan semua sehingga pengorbanan atau biaya dapat diminimalisir. Akan tetapi seharusnya juga jangan sampai meminimalisir nilai kualitas hubungan antara penjual dan pembeli. Seperti menganggap remeh pertanyaan atau komentar, kritik dan saran kepada penjual yang dikirim via email. Seharusnya pihak penjual menganggap sebuah peluang untuk sukses jika ada respon sekecil apapun yang dikirimkan oleh pelanggan.

Itu baru satu, yang lain adalah perlunya bekal kesabaran yang tinggi untuk melayani dan menerima dengan kelapangan hati semua bentuk respon dari pelanggan kepada pembeli. Terkadang sikap cuek…., hingga umpatan atau kritikan pedas harus sampai ditelinga kita. Yaa.. udah resiko, tapi yang penting buat pihak penjual ….. semua harus diterima dan yang penting : ENJOY aja…. !!!

Jadi siapapun yang kita hadapi… harus dilayani dengan hati…. agar hati pelanggan juga terkoneksi dengan hati kita (connected) walaupun waktu untuk bisa connect lama…., setelah connect selanjutnya terserah anda.  (rck)





Akses internet tanpa porno…. ?

5 12 2007

ISP Net Cyber (www.net-cyber.com) provide internet without porn access. Apakah masih realistis untuk saat ini ?, di era modern yang penuh keterbukaan tanpa batas ?. Berikut kutipan artikel dari  Andrew Ho , seorang pengusaha, motivator, dan penulis buku-buku best seller  dengan judul “  MENYIKAPI ERA DAN KEBUTUHAN INFORMASI  ” yang akan menjawab tentang kebutuhan informasi termasuk akses internet saat ini :

“We are drowning in information and starved for knowledge. – Kita tenggelam dalam informasi dan haus akan ilmu pengetahuan,”
~ Anonymous

Di zaman yang penuh gerak ini, perubahan dapat terjadi dalam waktu sangat cepat. Informasi menjadi sesuatu yang sangat penting. Tanpa informasi, berupa data, info atau pengetahuan dan lain sebagainya sesuai dengan kebutuhan masing-masing, maka kita akan kesulitan menentukan keputusan paling tepat. “As a rule, he or she who has the most information will have the greatest success in life. – Sudah menjadi aturan main, siapapun yang mempunyai informasi terbanyak akan mencapai kesuksesan besar dalam hidupnya,” kata Benjamin Disraeli.

Karena itu informasi terus diburu sebagai upaya menciptakan solusi. Saya pun selalu berusaha mendapatkan informasi terbaru dalam hampir setiap aktivitas yang saya lakukan. Contohnya dalam aktivitas berolah raga di atas treadmill di sebuah pusat kebugaran. Saat itu di depan saya terpampang 10 buah televisi yang menyiarkan program tayangan dari 6 channel televisi Indonesia. Selama ini saya memperhatikan tayangan televisi lokal kurang berkualitas. Saya sangat prihatin karena mayoritas tayangan-tayangan tersebut tidak bersifat mendidik, tidak memberikan inspirasi yang mencerahkan paradigma berpikir dan berperilaku.

Contohnya banyak sekali tayangan sinetron yang tidak layak untuk dikonsumsi terus menerus, karena sering menampilkan konflik, kekerasan dan gaya hidup serba mewah dan lain sebagainya yang tidak bersifat menyejukkan dan memotivasi. Jelas tayangan-tayangan tersebut tak hanya dikonsumsi orang dewasa, melainkan anak-anak dan remaja. Lalu bagaimana dengan nasib generasi muda kita?

Sebuah pepatah bijak menyebutkan, “Dari kondisi lalu lintas di ibu kota sesuatu negara dan program televisinya, maka kita sudah dapat menerka bagaimana masa depan bangsanya.” Keprihatinan saya muncul karena masa remaja adalah periode yang sangat penuh dengan gejolak dan tidak memiliki konsep diri yang kuat. Informasi dari tayangan-tayangan yang tidak bermutu dapat mempengaruhi pikiran bawah sadar mereka. Lambat laun sistem kepercayaan dan nilai hidup mereka dapat terpolusi, menjadi rapuh dan tidak kreatif.

Padahal banyak sekali informasi positif yang dapat digunakan untuk membangun kualitas mental kita dan para generasi muda di era informasi yang serba cepat ini. Contohnya menonjolkan tayangan-tayangan yang menampilkan keharmonisan, kekeluargaan, semangat, maupun menampilkan kisah nyata bagaimana para anak bangsa itu mempersiapkan diri hingga berhasil berprestasi di bidang tertentu. Saya kira tayangan-tayangan seperti itu lebih menarik dibandingkan prestasi tokoh fiktif di sinetron.

Menyikapi hal itu, alangkah baiknya jika kita bersikap lebih selektif dalam memilih informasi. “The most successful people in life are generally those who have the best information. – Orang-orang yang sukses umumnya adalah mereka yang mempunyai informasi terbaik,” kata Benjamin Disraeli. Jangan menelan semua informasi secara mentah-mentah. Pilihlah informasi dari media cetak maupun elektronik yang betul-betul bermanfaat bagi kita untuk meningkatkan keunggulan.

Keunggulan adalah modal keberhasilan kita. Seiring pertambahan manusia dan berinovasi yang terus menerus, maka persaingan akan semakin ketat. Jika kita tidak terus menerus mengembangkan bidang keunggulan yang kita miliki, maka kita akan tergilas oleh perubahan yang serba cepat dalam era informasi itu sendiri.

Menyikapi informasi yang sangat bebas bergerak di dunia cetak maupun elektronik, sebagai orang tua kita harus berusaha menciptakan hubungan yang dekat bersama anak-anak. Hanya dengan kedekatan dengan anak-anak yang akan membantu kita untuk mengarahkan mereka menyikapi berbagai informasi yang ada secara lebih jernih atau mengarahkan mereka mendapatkan informasi paling tepat sesuai dengan kebutuhan.

Secara garis besar saya ingin menyimpulkan agar kita lebih berhati-hati atau selektif dalam memilih informasi betapapun kita sangat membutuhkannya. “In your thirst for knowledge, be sure not to drown in all the information – Dalam hasratmu yang begitu besar untuk menguasai ilmu pengetahuan, pastikan untuk tidak tenggelam dalam semua informasi yang ada,” kata Anthony J. D’Angelo. Pilihlah informasi hanya yang bermanfaat untuk meningkatkan keunggulan kita. Jika mayoritas masyarakat sudah sangat selektif dan menghendaki perubahan, tentu kualitas tayangan atau informasi yang ada sekarang ini akan ikut berubah. Bukankah masyarakat pada dasarnya adalah juri yang sangat menentukan?[aho]

(sumber : www.pembelajar.com)