Nabi Muhammad SAW ., memiliki impian yang besar (atas dasar wahyu) akan ummat ini dimasa depan kelak. Tidak pernah dibayangkan sebelumnya jumlah ummat Islam dizaman Rasul hanya sedikit, dengan perbandingan antara ummat Islam dan Non-Islam = 1:1000. Tetapi ketika kita melihat kondisi ummat Islam saat ini, perbandingannya drastis berubah, 1:5. Dari lima orang yang hidup didunia salah satunya adalah muslim. SubhanalLAh…
Dasar Negara Republik Indonesia (Pancasila) lahir dari impian founding father negara ini, Soekarno tentang asas sebuah negara yang dapat mempersatukan semua elemen bangsa.
Memang itulah nilai lebih seorang pemimpin, ia juga adalah seorang pemimpi . Tetapi yang perlu diingat bahwa, seorang pemimpi belum tentu seorang pemimpin. Salah satu kegagalan terbesar dalam mencapai cita-cita adalah karena, takut menghadapi konsekuensi dari sebuah cita-cita besar.
Contoh yang sangat update buar para pemuda/i : Kalau ingin menghindari dosa, maka jangan ragu-ragu untuk melangkah ke jenjang pernikahan. Pengalaman dari para pendahulu yang telah melewati fase tersebut, kalau karena ingin menikah menunggu sampai sempurna : punya rumah sendiri; punya pekerjaan tetap; punya harta benda lainnya, sampai kapan waktunya tiba ?…., niscaya yang ada kita hanya akan berhenti di Bab niat…., so.. jangan tunda lagi !!!
Berani bukan berarti nekad. Berani dilandasi pemikiran yang matang dan siap bertanggung jawab atas akibat perbuatan yang dilakukan. Sesuatu yang besar pasti berawal dari sesuatu yang kecil dan sederhana. Mulai dari sekarang; dari yang kecil; dan dari sekarang juga (wejangan lawas dari Aa’ Gym).
Mulailah bermimpi besar menjadi orang besar… (bukan karena berat badannya ya!?). Orang besar tidak diukur dari ukuran berat, lebar dan tinggi fisik sesorang. Akan tetapi dari besarnya jiwa dan impian seseorang menuju kesuksesan. (rck)
” Selamat datang kesuksesan “

al-ikhwan
Izzudin al Qassam – HAMAS
rumah_sehat_herba
















Komentar Terakhir