Pemimpin Karismatik Kuba
Ceritanya habis nonton acara TV National Geographic tentang Biography. Belajar banyak tentang figur yang berani menggaungkan kalimat “kebenaran” di hadapan “penguasa dzolim dunia” (baca: Amerika/ USA), dengan slogan : “Kami adalah satu bangsa…. kami memiliki harga diri” bukan koloni amerika. Ia adalah salah satu pemimpin dunia yang lahir pada tahun 1926 di Kuba, nama populernya Fidel Castro. Fidelista bukanlah komunis, isme ,atau fasis, lebih tepatnya figur Fidel yang memiliki kelebihan Percaya Diri yang sangat tinggi, sehingga dengan modalnya tersebut mampu mempengaruhi sebagian besar rakyat kuba untuk mendukung revolusinya. Pertama menggulingkan rezim Batista yang didukung oleh amerika, dan setelah rezim Batista tumbang, beralih dukungan untuk melawan kebijakan amerika. Ia bukanlah seorang pemimpin ‘diktator’ militer biasa, tidak sama seperti Saddam Husein di Irak. Fidel adalah pemimpin sosialis yang sangat percaya diri bahwa dirinya adalah benar. Yaitu keyakinannya benar-benar berpihak pada peningkatan derajat rakyat miskin untuk menciptakan masyarakat yang egaliter. Dan cita-citanya tersebut juga diterapkan pada dirinya juga.
Kita dapat belajar dari figur seorang Fidel Castro adalah Integritas seorang pemimpin yang konsisten pada kerja yang dilakukan benar-benar untuk kepentingan yang lebih besar (rakyatnya), hidup sederhana sampai detik ini. Sekalipun sudah berlalu masa 8 presiden AS yang menjadi musuhnya, dimulai dari usaha invasi militer, pembunuhan, hingga embargo ekonomi untuk menumbangkan rezim Fidel Castro. Tetapi tetap saja, saatnya bagi Fidel Castro untuk turun belum tiba.
Dibalik percaya dirinya yang begitu besar, hingga diusianya yang ke81 tahun tetap didukung oleh sebagian besar rakyatnya,untuk melawan embargo ekonomi amerika yang telah mensengsarakan jutaan rakyat kuba. Sehingga rakyat kuba sulit untuk mendapatkan makan dan kesehatan. Sangat sedih sebuah bangsa yang ingin hidup merdeka dan hidup layak, harus menderita karena ada sebuah negara ‘polisi dunia’ yang berbuat sewenang-wenang mencampuri urusan negara orang lain.
Empati kita juga untuk negara lain yang mengalami derita sama, yang bisa jadi jauh lebih buruk kondisinya dibanding rakyat Kuba. Yaitu Palestina (karena Yahudi laknatulLah ‘alaih); Irak sebelum dan sesudah rezim Sadam Husein tumbang; Afghanistan sebelum dan sesudah Thaliban jatuh; Iran ; Korea Utara; dan negara lain yang berseberangan ideologi dan kebijakan dengan Amerika.
Sesungguhnya hanya Dia yang Maha Kaya. Rezeki sebuah negara bukan diatur oleh amerika. Na’udzubilLah kalau sampai ada negara yang tidak dapat hidup tanpa bantuan dari amerika.
Saat ini dunia disetiap negara butuh orang atau pemimpin seperti Fidel Castro; Ahmadinejad ; dan pemimpin negara lain yang berani dan percaya diri menentang kedzoliman penguasa dunia Amerika.
Saatnya bagi para pemimpin muda yang berani untuk menggantikan para pemimpin tua yang sudah uzur, kalah usia dengan tuntutan zaman. Berani dengan lantang menyuarakan kalimat kebenaran. (rck)
al-ikhwan
Izzudin al Qassam – HAMAS
rumah_sehat_herba
















Komentar Terakhir