Belajar dari biografi Fidel Castro

10 12 2007

 Pemimpin Karismatik Kuba

fidel-castro.jpg

Ceritanya habis nonton acara TV National Geographic tentang Biography. Belajar banyak tentang figur yang berani menggaungkan kalimat “kebenaran” di hadapan “penguasa dzolim dunia” (baca: Amerika/ USA), dengan slogan : “Kami adalah satu bangsa…. kami memiliki harga diri” bukan koloni amerika. Ia adalah salah satu pemimpin dunia yang lahir pada tahun 1926 di Kuba, nama populernya Fidel Castro. Fidelista bukanlah komunis, isme ,atau fasis, lebih tepatnya figur Fidel yang memiliki kelebihan Percaya Diri yang sangat tinggi, sehingga dengan modalnya tersebut mampu mempengaruhi sebagian besar rakyat kuba untuk mendukung revolusinya. Pertama menggulingkan rezim Batista yang didukung oleh amerika, dan setelah rezim Batista tumbang, beralih dukungan untuk melawan kebijakan amerika. Ia bukanlah seorang pemimpin ‘diktator’ militer biasa, tidak sama seperti Saddam Husein di Irak. Fidel adalah pemimpin sosialis yang sangat percaya diri bahwa dirinya adalah benar. Yaitu keyakinannya benar-benar berpihak pada peningkatan derajat rakyat miskin untuk menciptakan masyarakat yang egaliter. Dan cita-citanya tersebut juga diterapkan pada dirinya juga.

Kita dapat belajar dari figur seorang Fidel Castro adalah Integritas seorang pemimpin yang konsisten pada kerja yang dilakukan benar-benar untuk kepentingan yang lebih besar (rakyatnya), hidup sederhana sampai detik ini. Sekalipun sudah berlalu masa 8 presiden AS yang menjadi musuhnya, dimulai dari usaha invasi militer, pembunuhan, hingga embargo ekonomi untuk menumbangkan rezim Fidel Castro. Tetapi tetap saja, saatnya bagi Fidel Castro untuk turun belum tiba.

Dibalik percaya dirinya yang begitu besar, hingga diusianya yang ke81 tahun tetap didukung oleh sebagian besar rakyatnya,untuk melawan embargo ekonomi amerika yang telah mensengsarakan jutaan rakyat kuba. Sehingga rakyat kuba sulit untuk mendapatkan makan dan kesehatan. Sangat sedih sebuah bangsa yang ingin hidup merdeka dan hidup layak, harus menderita karena ada sebuah negara ‘polisi dunia’ yang berbuat sewenang-wenang mencampuri urusan negara orang lain.

Empati kita juga untuk negara lain yang mengalami derita sama, yang bisa jadi jauh lebih buruk kondisinya dibanding rakyat Kuba. Yaitu Palestina (karena Yahudi laknatulLah ‘alaih); Irak sebelum dan sesudah rezim Sadam Husein tumbang; Afghanistan sebelum dan sesudah Thaliban jatuh; Iran ; Korea Utara; dan negara lain yang berseberangan ideologi dan kebijakan dengan Amerika.

Sesungguhnya hanya Dia yang Maha Kaya. Rezeki sebuah negara bukan diatur oleh amerika. Na’udzubilLah kalau sampai ada negara yang tidak dapat hidup tanpa bantuan dari amerika.

Saat ini dunia disetiap negara butuh orang atau pemimpin seperti Fidel Castro; Ahmadinejad ; dan pemimpin negara lain yang berani dan percaya diri menentang kedzoliman penguasa dunia Amerika.

Saatnya bagi para pemimpin muda yang berani untuk menggantikan para pemimpin tua yang sudah uzur, kalah usia dengan tuntutan zaman. Berani dengan lantang menyuarakan kalimat kebenaran. (rck)





10 Poin Karakter Pemimpin

10 12 2007

images.jpg

Renungan dari pahit dan manisnya pengalaman pribadi mendapatkan amanah belajar sebagai pemimpin. Yaa Allah ampunilah hamba-Mu ini dalam segala tindak-tanduk dan ucapannya. Khusus diperuntukkan koreksi atas kelemahan diri sendiri….

1. Pemimpin dalam sebuah organisasi ibarat kepala pada tubuh manusia. Bagaikan sopir dalam kendaraan yang sedang melaju. Adalah bagian dari keseluruhan, seluruh tanggung jawab menjadi bagiannya.

2. Pemimpin memiliki visi yang menjelaskan kemana arah yang akan dituju pada sebuah organisasi. Pemimpin memiliki misi yang menjelaskan secara menyeluruh cara yang digunakan untuk menuju arah yang dicita-citakan.

3. Pemimpin adalah pemimpi, akan tetapi seorang pemimpi belum tentu seorang pemimpin. Pemimpin melakukan ‘amal (tindakan) bukan beramal (berkhayal).

4, Pemimpin memiliki integritas dalam dirinya yang menghimpun semua potensi kebaikan yang ia miliki, untuk digunakan dalam memimpin sebuah organisasi. Teladan dalam beramal bagi yang orang-orang yang dipimpinnya.

5. Pemimpin adalah sebuah proses (nurture) yang berawal dari sumber yang baik (nature). Pemimpin adalah produk yang terus berkembang dinamis mengikuti arah jalannya usia. Semangat dan cita-citanya tak kan lekang oleh panas, dan tak kan beku oleh terpaan dingin.

6. Pemimpin memiliki hati yang lapang untuk lebih dahulu mengakui kelemahan dirinya, akan tetapi memiliki kepercayaan diri yang tinggi untuk terus memperbaiki diri. Ia juga harus memiliki kelapangan hati untuk memaafkan kesalahan orang yang dipimpinya, dan menghargai prestasi yang telah dicapai oleh orang lain.

7. Pemimpin kehadirannya dinantikan, kehadirannya menyenangkan, ketidak-hadirannya dirindukan. Menjadi seperti ayah dalam sebuah keluarga, seperti sahabat dalam pertemanan; dan menjadi rujukan nasihat dalam menyelesaikan problema pribadi.

8. Pemimpin menyatukan dan mensinergikan perbedaan. Memadu perbedaan menjadi pelangi yang indah. Merangkai perbedaan menjadi bangunan yang kokoh,saling menopang satu sama lain. Dan saling menutupi kekurangan yang ada.

9. Pemimpin adalah yang paling tegar dan tenang menghadapi berbagai macam badai ujian. Ia semakin kuat, seiring dengan semakin kuatnya badai ujian yang menerpanya.

10. Pemimpin tidak mengenal istilah ragu dalam bertindak. Tegas menjadi bahasanya. Hati nurani dan kecerdasan akal menjadi telaga pertimbangan sebelum bertindak. Mental baja menjadi tameng untuk siap bertanggung jawab menerima segala konsekuensi (rck).